LinkList

Sabtu, 30 Juli 2011

IA Medah: Kekalahan Titen Karena Faktor X

No_paul PUNK

POS-KUPANG.COM, KUPANG ---  Kekalahan paket pasangan Herman Wutun-Viktus Murin dalam pemilihan kepala daerah di kabupaten Lembata 2011, diduga terjadi karena ada faktor X.
Demikian dikatakan Ketua DPD Partai Golkar NTT, Drs. Ibrahim Agustinus Medah, kepada wartawan, di sekretariat DPD I Partai Golkar, Jumat (29/7/2011).
Medah mengatakan, pasangan Herman Wutun-Viktus Murin yang diusung Partai Golkar semula diprediksikan akan menang. Karena hasil survei yang dilakukan partai Golkar, menyebutkan, masyarakat Lembata lebih memilih paket Titen sebagai Bupati/ Wakil Bupati Lembata.
"Hasil survei itu yang menyakinkan kita kalau paket yang diusung Golkar akan menang. Namun faktanya lain maka kemungkinan ada faktor X yang menyebabkan terjadinya kekalahan paket Titen," kata I.A.Medah.

Kantor Bupati Lembata Terbakar

No_paul PUNK
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Kantor Bupati Lembata di Lusikawak habis terbakar dilalap si jago merah, Jumat (29/7/2011) sekitar pukul 08.00 wita. Total kerugian belum bisa diperkirakan.

Kantor dua lantai ini sudah dibangun sejak tahun 2000 namun hingga saat ini belum selesai karena konflik kepentingan. Saat terbakar, gedung kantor ini kosong dan dikelilingi rerumputan liar setinggi orang dewasa.

Pos-Kupang.Com yang tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 wita, mendapati kantor berlantai dua dan belum selesai dibangun itu sudah setengah bagiannya amblas. Beruntung mobil water canon dan mobil tangki dari Polres Lembata turun tangan membantu memadamkan api yang terbakar itu.

Kapolres Lembata, AKBP Martin Johannis, SH dan Wakapolres Kompol Giyarto turun langsung memimpin operasi pemadaman ini. Sekitar pukul 12.00 wita, api berhasil dijinakkan, sementara mobil pemadam kebakaran milik pemkab dan mobil tangki milik PDAM datang terlambat setelah api berhasil dipadamkan.

Belum diketahui sumber apinya namun dari informasi yang dihimpun di lokasi kebakaran, api diduga berasal dari terkabarnya padang di sekeliling kantor yang belum selesai dibangun itu.

Kapolres Lembata, AKBP Martin Johannis, SH kepada Wartawan di lokasi kebakaran mengatakan, pihak kepolisian sedang menyelidikan penyebab kebakaran namun belum memastikan sumber apinya.

"Kita masih fokus untuk memadamkan apinya dan akan diselidiki sumber api dan menyebab kebakaran," katanya.





Editor : Sipri Seko »» Penulis : Edy Bau

Selasa, 05 Juli 2011

Polres Lembata Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi

No_paul PUNK



POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA --- Memasuki usia ke-65, jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri), khususnya Polres Lembata, diminta untuk semakin dewasa dan profesional dalam menjalankan tugasnya menegakkan hukum, khususnya menuntaskan kasus-kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Lembata.
Ketua DPRD Lembata, Yohanes de Rosari, mengatakan itu saat acara syukuran HUT Polri ke-65 di Mapolres Lembata, Jumat (1/7/2011).
Dia mengatakan, di usianya yang ke-65 ini Polri harus meningkatkan profesionalisme, kinerja, peka terhadap masalah-masalah sosial yang terjadi di Kabupaten Lembata. Dia menilai kinerja Polres Lembata sudah baik. Kemitraan dengan masyarakat sudah terjalin baik dan perlu terus ditingkatkan, terutama dalam pengungkapan kasus-kasus korupsi dan kriminal lainnya.

“Saya menilai  kinerja Polres Lembata di bawah kepemimpinan AKBP Martin Johannis, sudah baik, raportnya bagus dan perlu ditingkatkan. Masyarakat juga sangat berharap agar kasus-kasus yang telah dilaporkan ke Polres Lembata harus bisa disikapi, ditindaklanjuti dan dituntaskan. Usia yang ke-65 ini suatu usia yang sudah sangat matang. Polri harus berbenah diri, harus menunjukkan jati diri kepada publik di Lembata lewat kinerja mereka. Seluruh masyarakat juga diminta untuk turut membantu polisi dalam menjalankan tugasnya,” tegasnya.
Direktur Florata Corruption Watch (FCW), Petrus Bala Wukak, S.H mengharapkan agar polisi semakin dewasa, dekat dengan rakyat dan dicintai rakyat. “Ulang tahun Polri juga sebagai ajang refleksi sejauh mana kinerja Polres Lembata selama ini. Tentu sudah ada banyak pekerjaan yang sudah bagus tetapi harus terus berbenah dalam penegakan hukum terutama dalam kasus-kasus korupsi, tanpa melupakan kasus-kasus kriminal lainnya,” kata Bala Wukak.
Berkaitan dengan kasus-kasus yang belum ditindaklanjuti, demikian Bala Wukak, FCW pernah melaporkan kasus dugaan korupsi pembangunan pabrik es dan tangki BBM join bersama (jober) di kepolisian dan tentu publik perlu mengetahui perkembangan dari penyidikan polisi terhadap kasus itu.
 “Untuk masalah pipanisasi di Lamalera, kita beri apresiasi kepada Polres Lembata di bawah kepemimpinan Kapolres Martin Johannis. Namun saya masih belum nyaman, apakah prosesnya hanya sampai di situ. Yang ditangkap saat ini kan yang krutuk-krutuk (orang kecil, Red), sementara yang besar belum tersentuh. Kita terus mendukung polisi untuk memberikan hasil terbaik. Kejahatan semakin canggih sehingga kita butuh polisi-polisi yang profesional,” tegasnya.

Jumat, 01 Juli 2011

Gubernur Minta Perbaiki Jalan Menuju Dermaga

No_paul PUNK

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya meminta Pemda Lembata agar memperhatikan ruas jalan dari Kota Lewoleba menuju pelabuhan penyeberangan feri yang baru diresmikan.
Permintaan ini disampaikan Gubernur, Frans Lebu Raya dalam sambutannya saat meresmikan Pelabuhan Penyeberangan Lewoleba di Waijarang, Rabu (22/6/2011).  Menurut gubernur, kondisi jalan sekarang ini sangat tidak memadai seiring beroperasinya pelabuhan itu.  “Dinas PU boleh memperhatikan jalan dari dermaga ke Lewoleba. Dibuatkan jalan yang lebih lebar, licin supaya bisa lancar,” kata gubernur.
Dia meminta Pemda Lembata memperhatikan kondisi ruas jalan itu secara serius karena setelah dermaga feri beroperasi, maka dengan sendirinya arus lalulintas di ruas jalan itu akan meningkat. “Saya minta perhatian serius dari Pemda  Lembata,” tegasnya.
Dua warga Lewoleba, Nikson dan Lambert, ditemui Pos Kupang usai peresmian dermaga itu mengatakan sangat bersyukur dengan beroperasinya dermaga feri itu. Mereka meminta agar pemerintah secepatnya membenahi ruas jalan menuju dermaga karena masih sempit dan belum semuanya diaspal. “Pemerintah agar perbaiki jalan ke pelabuhan karena jalannya sempit dan rusak parah. Mobil tidak bisa saling berpapasan,” katanya.
Beberapa warga Desa Pada pun berharap agar jalan itu segera diperbaiki sehingga mereka tidak selalu menghirup debu. “Dermaga sudah diresmikan gubernur. Ini berarti Desa Pada  merupakan pintu masuk ke Lewoleba. Kami minta jalan ini segera diperbaiki dan diaspal agar jangan setiap hari kami makan abu,” kata warga ini.
Pantauan Pos Kupang, di jalan dari Lewoleba menuju dermaga baru ini terdapat beberapa titik yang belum diaspal, sebagian  sudah terkelupas aspalnya.
Pada titik lainnya, jalan sangat sempit dan berbahaya bagi kendaraan jika berpapasan. Di kiri-kanan terdapat semak belukar tanpa bahu jalan. Kondisi ini rentan terjadinya kecelakaan lalu lintas.


Pembantu GauL !!

No_paul PUNK


Suatu sore telepon berbunyi.

“Hallo, Pak Juri? Ini saya, tuan, Dodo, pembantu di villa Bapak…”
“Oh iya. Ada apa, Do? Ada masalah?”
“Anu..saya nelepon cuma mau ngasih tau, burung kakaktua bapak mati..”
“Kakaktua saya? Mati? Yang pernah menang di Lomba Tingkat Dunia itu??”
“Ya tuan… yang itu”
“Waduh sial juga ya… lumayan banyak juga tuh duit keluar buat ngelatih tu burung… matinya kenapa, Do?”
“Gara-gara makan daging busuk, tuan”
“Daging busuk?? Siapa yang ngasih dia daging busuk??!!”
“Ngga ada tuan..dia cuma makan daging kuda yang udah mati.”
“Kuda mati? Kuda mati apa??”
“Kuda punya tuan.”
“Kuda yang menang pacuan internasional itu?!!!”
“Iya tuan, Dia mati kecapen setelah narik gerobak tong air.”
“Lu gila ya? gerobak air apaan???”
“Gerobak air buat madamin api, tuan…”
“Ya ampuun… api apa lagi???”
“Api di rumah tuan! Ada lilin yang jatuh dan apinya kena tirai… trus merembet deh.”
“Ja..jadi..maksud lu villa mewah gua itu ancur berantakan gara-gara lilin?!!!”
“Begitulah, tuan.”
“Tapi kan disitu banyak lampu!!! Tu lilin buat apaan???”
“Buat pemakaman, tuan.”
“Demi Tuhan, pemakaman apa doooo??!!”
“Pemakaman istri Tuan… Suatu malam dia berjalan-jalan di dalam rumah yang gelap gulita, saya pikir maling, jadi saya hajar aja dia pake tongkat golf Nike tuan…”
Sunyi….,
Sunyi cukup lama….
“Doooo!!!… lu bener-bener dalam bahaya besar, kalo tu tongkat golf ampe patah…”

Powered By Blogger

Anak Ganteng Punk Foto

Anak Ganteng Punk Foto
x X x

my Acoouunntt

Open Panel

Blogroll